Paska penggeledahan rumah Dinas Bupati Bengkalis masih di dalami

Bengkalis,Rajawaliriaunews.
Paska penggeledahan rumah Dinas Bupati Bengkalis jum,at kemaren hingga saat ini masih menjadi tanda tanya Khususnya bagi para masyarakat di kabupaten Bengkalis,

Pasalnya, dari penggeledahan yang dilakukan tim Komisi pemberantasan Korupsi KPK,yang juga menyita uang senilai 1,9 miliyar baru sebatas pendalaman dan menjadikan Bupati Bengkalis amril mukminin sebagai saksi dari keterangan  Humas Kpk yang  terungkap ke publik.

keseriusan penegak hukum untuk tidak tebang pilih dalam menindak lanjuti satu temuan itu sangat di harapkan kepropesional,ungkap Abdul kadir salah satu aktifis di bengkalis pada media ini minggu 03/6/18 di Bengkalis.

" kita minta kepada Kpk untuk bisa menujukkan kredibilitas dalam menangani setiap langkah yang telah dilakukan agar tidak menjadi isu negative pada kinerja kpk yang masih di harapkan seluruh Rakyat indonesia, kita juga berharap apa yang terjadi di Bengkalis dapat di ungkap secepatnya,agar isu atau praduga praduga yang berkembang di negri junjungan Bengkalis tidak macam macam, apatah lagi Komisi Pemberantasan Korupsi KPK saat penggeledahan rumah Dinas Bupati Bengkalis turut menyita uang sebenyak 1,9 miliyar rupiah,dan ini juga bukan hanya di ketahui rakyat Bengkalis tapi sudah menjadi isu nasional, artinya kalau dengan temuan uang sebesar itu di dalam salah satu rumah Dinas patut diduga tidak pantas,.di minta kepada KPK tidak sekedar mengambil bukti datang ke kab,bengkalis seret pelaku korupsi sekalian tindak sesuwai hukum yang berlaku di NKRI supaya ada epek jera bagi pelaku korupsi di setiap daerah,KPK adalah harapan rakyat penegak hukum yang amanah dan rakyat yakin KPK mampu memberantas koruptor di NKRI ini(***)red.....#





 '

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thai Marine Interested in New BTR-4 Variant, Says Ukrainian Agency

HMPNGS Rabaul Retires After 31 Years of Service

Belanja Alutsista Tahun 2019 Mencapai Rp 75 Triliun